I’m so Limited


Aku sangat terbatas.

Dengan melihat kamu dari jauh, kamu memiliki segalanya.

Kamu begitu indah dan aku bahagia karena kamu pantas untuk semua itu. Beberapa detik sebelum aku menutup hari, dalam pertengahan jalan menuju mimpi, jiwaku bertanya;

“Apa kamu benar-benar bahagia?”

Dalam melanjutkan sisa hidupku, aku menunggu saat yang tepat untuk mengatakan itu. Tapi aku sadar, sebenarnya tidak ada saat yang tepat untuk itu_tidak ada. karena tidak ada yang perlu ditunggu.

Dalam menulis sisa hidupku, aku menunggu kamu membaca tulisanku, karena tulisan ini tentang kamu.

Tapi aku sadar selama ini aku hanya berbicara sendiri, menghayal dan bermimpi.

Seharusnya aku dan kamu bisa lebih dari ini, jauh lebih dari ini. Karena kita begitu sempurna ketika memulai, dan kenapa harus selalu berakhir sebaliknya.

Percayalah, karena aku percaya. Bahwa keterbatasanku ini bisa memberi, bisa menunggu dan bisa berubah.

Advertisements

Author: Moussa Askey

It sounds easy, but it is not. I know because i am writing my first book: "Begin at the beginning and go on till you come to the end: then stop" (Alice in the Wonderland)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s