The Life Cycle is All Backwards


“Life: A cycle, a series of events, meetings, and departures. Friends discovered, others lost, Precious time, wastes away. Big droplet tears are shed for yesterday, but are dried in time for tomorrow, until all that remain are foggy, broken memories of a happy yesteryear.”

The Life Cycle is All Backwards

Hal yang paling tidak adil dalam hidup adalah bagaimana hidup itu berakhir. Maksudku, hidup ini sulit, membutuhkan banyak waktu, dan berpindah-pindah pada banyak ruang. Tetapi apa yang akan kita dapatkan pada akhir itu? Mati!

Apa itu, bonus?

Aku pikir siklus kehidupan itu berjalan mundur. Mungkin kita harus mati dulu, dan menyadari diri kita telah terbaring lemah di tempat tidur. Kemudian kita tinggal di sebuah rumah tua. Kita akan bekerja puluhan tahun sampai kita cukup muda untuk menikmati masa pensiun. Kita mendapatkan teman hidup dan anak-anak, lalu pergi bekerja. Kita diacuhkan pada saat mereka merasa kita masih terlalu muda, pesta-pesta kecil dan masa remaja kita. Kita pergi ke sekolah tinggi, ke sekolah dasar, dan kita kembali menjadi anak-anak. Kita bermain, tidak punya tanggung jawab, lalu menjadi bayi. Kita kembali ke dalam rahim, dan akhirnya kita akan menghabiskan sembilan bulan mengambang… . Terakhir, kita akan mengakhirinya pada saat orgasme.

Advertisements

Modern Romeo


Modern Romeo

~In every real man, there a child is hidden that wants to play~

“Aku tidak tahu apa aku akan melanjutkan ini, bahkan sampai saat ini. Aku selalu menyukai apa yang ada dalam diri sendiri, dan apa yang sedang terjadi dalam hidupku. Tapi apa yang aku pelajari dari beberapa tahun terakhir adalah mencoba menikmati hidup dengan jalan yang aku mau; bermain, bertualang, pesta setiap malam, meniduri setiap wanita dari pesta, berdansa, pesta pantai, obat-obatan dan alkohol.

“World is always be my play ground”

~ ~ ~